My 6th years Walk Together Rock Together with Alone At Last*

It’s all started back in 2009….

Saat itu abang gua yang lahir dan besar di Bandung memutar lagu yang terdengar asing di
kuping gua. Yap..!! “Amarah Senyum dan Air Mata” mengawali perkenalan gua dengan band yang di setiap penampilannya selalu membuat gua eargasm.
setelah itu lagu-lagu Alone At Last* menjadi teman aktifitas sehari-hari. Awalnya gua gak suka
Emo, well ketidaksukaan ini hanya karena fanatisme negatif bin ngehek gua terhadap street
punk sih he..he..he Bahkan gua sampe pernah posting gambar ini di friendster gua..

no offense dan sorry guys, i was stupid.

Masih di tahun 2009 waktu itu yang bikin gua sedih adalah fakta bahwa band ini berada di
Bandung dan jarang manggung di Jakarta. Status gua yang masih pelajar kelas 3 SMK dan belum
berpenghasilan pada saat itu memupuskan harapan untuk hadir ke Walk Together Rock Together
pertama.. I Hate this..!! I really hate this..!!

Syahwatku Tersalurkan di Tahun 2011. FCUK Yeah..!! (sensor dikit booiii)

Dua tahun ‘distance romance’ sama Alone At Last* tuh rasanya sakit guys! Nggak bisa nonton langsung
A Shitty Band with an Awesome Plan ini sungguh melukai hatiku (udah keluar belum nih Emonya? :p)
Sampai akhirnya sebuah sekolah di Tangerang Selatan mengundang Alone At Last* sebagai salah satu pengisi acara di pensi mereka. And i was like “Dude, i will definitely go. No matter what”

dan komentar gua pada saat itu adalah “Bajingan ini si Yas suaranya..!! Keren..!!!!”

Mendadak Bukan Konser Yang Menawan dan Respect Gua Terhadap Stand Alone Crew*

Setelah acara Moonzher di Tangerang Selatan belum ada lagi event-event yang menghadirkan Alone At Last* di Jakarta, terkadang gua jadi heran sendiri band keren kayak gini kok ga ada yang ngundang ya di sini. Sampai akhirnya memasuki pertengahan tahun 2013 sebuah kabar bahagia terdengar, Alone At Last* akan manggung di Jakarta!
Yay!!!

sumber: deathrockstar.info

Dan akhirnya hari yang gua tunggu-tunggu pun datang. Walaupun terguyur sedikit hujan ditambah nyasar mencari venue tapi gua mencoba menyemangati diri dengan bergumam “ah gak kenapa-kenapa lah, jarang-jarang nih Alone At Last* main di Jakarta, hujan dan nyasar kalah akan kerinduan gua”. Akhirnya sampai di venue juga, setelah parkir motor gua ke warung dulu untuk beli minum. Di sana gua ngelihat segerombolan anak muda yang memakai kaos AAL.
“Mau nonton AAL ya?” kata gua
“Iya” salah satu dari mereka menimpali
“Dari mana?” tanya gua penasaran
“kita dari Karawang, ada yang dari purwakarta, sama dari bogor” salah satu dari mereka yang
belakangan gua tau namanya Andri menjawab.
“Kenalin gua Hilal, pengen nonton AAL juga” kata gua mencoba akrab.
lalu sambil bersalaman satu-persatu dari mereka mulai memperkenalkan diri
“Andri”
“Pay”
“Mecin”
“Caris”

“Koank”
dst.. (sorry guys, gak semua nama gua inget waktu itu hehhehe)

Nanti gua akan cerita tentang rasa salut gua terhadap teman-teman Stand Alone Crew*, Tapi sekarang
gua mau kasih sedikit gambaran gimana pecahnya mendadak bukan konser waktu itu.
Non Stop Chaos..
Non Stop Moshing..
Non Stop Stage Dive..
Sesekali Yas mengajak penonton yang hadir untuk naik ke panggung dan menggantikannya bernyanyi.

Pay was stage diving sumber: Facebook Alone At Last*

Pemuda di pojok kanan foto itu sangat terkagum-kagum. sumber: Facebook Alone At Last*

 

 

 

 

 

 

Andri Stage diving..! sumber: Facebook Alone At Last*

Classic war is a modern war. sumber: Facebook Alone At Last*

 

 

 

 

 

 

 

So much fun..!!

Dokumentasi lengkap Mendadak Bukan Konser bisa lu lihat di Facebook Alone At Last*.
Gak nyesel gua suka dengan band ini 🙂

Stand Alone Crew*,  Is Not Fans But Best Friends..!

Sedikit flashback ke tahun 2011 ketika gua ke Tangsel untuk nonton Alone At Last* pertama kalinya, waktu itu gua ke sana sendirian. Di sana gua pertama kali pula bertemu langsung dengan teman-teman Stand Alone Crew*, mereka adalah Kemal, Rifki dkk dari Bogor. Jarak dari Tangsel ke Bogor gak deket lhoo.. Dan mereka panas-panasan naik motor hanya untuk Alone At Last*. Gokil..!!!

Lalu di Mendadak Bukan Konser gua bertemu Andri dkk, yang ini lebih gokil lagi men, mereka berangkat naik kendaraan umum dari Karawang, sempat nyasar dan harus jalan kaki pula katanya, ketika selesai acara mereka jalan kaki ke Terminal Blok M(kurang lebih 1 Jam) pada saat itu tidak ada kendaraan umum karena sudah larut malam.

Waktu gua ke acara Rockheart tour di Cimahi, gua salut banget sama seorang Stand Alone Crew* yang biasa disapa EL. Yang bikin gua salut adalah, tadinya setelah acara Rockheart tour gua akan cari Masjid untuk tidur dan pulang ke Jakarta keesokan harinya. Tapi EL menawarkan gua, Andri dkk (Stand Alone Crew* Karawang) untuk menginap di rumahnya, EL pun tak lupa menjamu kami dengan suguhan kopi dan makan malam. Lu keren bro..!!

Gua selalu senang ketika bertemu teman-teman Stand Alone Crew*, ciri khas dari mereka adalah selalu
membagi-bagikan sticker yang bertuliskan wilayah asal mereka masing-masing. Sampai saat ini kalau gua nonton Alone At Last* pasti selalu bertemu Andri dkk. Selalu senang rasanya moshing bersama mereka.

Alone At Last* and Stand Alone Crew* You guys will always on my mind.

Sumber: Facebook Rifqi Fadhlurrachman

25 Juni 2011, pertama kali nonton Alone At Last* di Moonzher cup Tangsel, ketemu teman-teman Stand Alone Crew* Bogor.

Sumber: Facebook Rizz Aditya Pratama Jr.

8 Juni 2013 Mendadak Bukan Konser Jakarta, pertunjukan tunggal Alone At Last* pertama yang gua hadiri, di sini ketemu teman-teman Stand Alone Crew* Karawang, Purwakarta dan Bogor.

dok pribadi

Dok pribadi

7 Desember 2013 Jakcloth, pertama kalinya gua nonton pertunjukkan musik dan mata gua berkaca-kaca. Yap keputusan Yas untuk keluar dari Alone At Last* pada saat itu membuat gua kecewa. Inget paragaf pembuka dalam lagu ‘Dear Love’? Nah rasanya pengen neriakin kuping Yas dengan paragraf itu ketika itu. FCUK U Yas..!!

 

dok pribadi

sumber: SAC karawang

7 September 2014 Launching Album Revenge The Fate, setelah travelling ke Jogja dan Karimun Jawa, gua menyempatkan diri mampir ke Bandung untuk nonton Alone At Last* pastinyaaa:D

dok pribadi

sumber: SAC Karawang

27 Desember 2014 Rockheart tour Cimahi, nah ini Pertunjukkan yang gak kalah keren juga, dua band eduun dalam 1 panggung. WOOW..!! yang bikin Rockheart tour Cimahi makin berkesan buat gua adalah, gua pergi ke Bandung dengan cara hitchhiking (numpang mobil orang) hahaha…

 

6 tahun kenal Alone At Last*, 5 pertunjukan mereka yang gua hadiri. Dan setiap pertunjukan selalu
meninggalkan kesan yang mendalam.
The band..
The Crowd..
The Atmosphere..
I will never feel bored..

Love you Yas..!! Athink..!! Owie..!! Ubey..!! dan semua yang pernah menjadi personil
AAL..!!!

p.s. boleh ga request I Fight All This Tears dan Dear Love di WTRT 6? 🙂

Comments

What do you think?

Hilal Abu Dzar

Social Media, Movie and Music enthusiast from Jakarta, Indonesia.